MINGGU 3
§ Aspek
Psikologis Dari Individu Pengguna Internet dan Karakter Kepribadian Penggunaan Internet
1. Fenomena
Identitas Diri Melalui Internet
Melalui identitas online konsisten
dengan teori-teori pembentukan sosial. Identitas online dapat digunakan untuk
mengeksplorasi aspek-aspek diri, memfasilitasi kesadaran diri yang lebih besar
dan menjadi katalis untuk perubahan positif. Bahkan identitas online justru
memfasilitasi flexible selves seseorang yang merupakan adaptasi yang wajar dan
perwujudan eksplorasi diri. Dunia maya juga memfasilitasi keterbukaan emosional
di ruang maya yang membuat individu mampu mengekspresikan diri dan dimengerti.
Hubungan yang berarti terbentuk di dunia maya, kerena media ini secara natural
memfasilitasi individu memaparkan diri lebih intim denga mediasi layar dan nama
samaran.Transparansi membuat masyarakat sekarang berbuat maupun mencari sesuatu
yang kredibel. Orang tidak gampang dibohongi. Semua jejak rekam kita ada di
dalam internet. Kita dituntut bisa hidup otentik. Namun di sini lain, internet
juga menyuguhkan ketidakotentikan yang ujungnya ketidakkredibelan. Contoh
kasus, maraknya akun-akun palsu di media sosial yang mempunyai daya pengaruh
kuat (di Twitter, misalnya Benny Israel). Selain itu, muncul gerakan Anonymous
di media sosial. Belum lagi dengan Net-Terrorist yang doyan merusak dan mencari
masalah di internet. Hal ini yang justru melahirkan ketidakpercayaan. Di
internet, kita bisa kelihatan jati diri kita tapi juga bisa menyembunyikan jati
diri kita. Lain contoh adalah kejahatan maupun penipuan online, melalui
Facebook yang selama ini marak. Fenomena kepribadian ganda juga bisa masuk di
sini. Dunia virtual memang bukan dunia real. Kartunis Peter Steiner pernah
mengirim karikatur seekor anjing sedang bermain internet dan dipublikasikan di
The New Yorker, 5 Juli 1993 dengan tulisan “On the internet, nobody knows
you’re a dog”. Sementara itu, pemikir Prancis Jean Baudrillard menandaskan
dunia sekarang semakin masuk ke hipperrealitas di mana kita tidak bisa
membedakan mana yang asli dan mana yang bukan. Perasaan kita bisa turut lebih
hanyut pada penderitaan tokoh dalam sinetron yang notabene tidak nyata daripada
tersentuh dengan nasib tetangga yang nyata ada dan sedang kena musibah.
Psikolog John Suler, seperti dikutip dari buku “Facebook and Philosophy: What’s
on Your Mind?” (2010), mengatakan bahwa dunia online telah memicu
“disinhibition effect” di mana orang lebih gampang menampilkan kesejatian
dirinya (self-disclose) bila dibanding dalam dunia nyata. Di sini, orang bisa
mengeluarkan semua isi hati, kekesalan, kritikan, komentar provokatif, dan
sebagainya.
2. Karakteristik
Kepribadian Pengguna Internet
Kepribadian adalah karakteristik dinamik
dan terorganisasi dari seorang individu yang mempengaruhi kognisi, motivasi,
dan perilakunya. Kepribadian bersifat unik dan konsisten sehingga dapat
digunakan untuk membedakan antara individu satu dengan lainnya. Keunikan inilah
yang menjadikan kepribadian sebagai variabel yang digunakan untuk menggambarkan
diri individu yang berbeda dengan individu lainnya.Orang yang dalam dunia nyata
terkenal pendiam, bisa menjadi pembual di dunia online. Hal ini kental dengan
unsur paradoksnya, yakni orang berani menampilkan dirinya yang nyata (real
self) di media yang tidak nyata atau lebih tepat disebut sebagai dunia virtual
dan dengan identitas yang anonim.
§
Aspek Demografis Dari Individu Pengguna
Internet
1. Gender
Dampak positif internet :
Dilihat dari segi positif nya internet
memiliki banyak sekali dampak yang sangat luar biasa hebatnya pada dunia
pengetahuan. Para wanita karir maupun ibu rumah tangga kini dapat memiliki
banyak sumber dan pedoman serta informasi-informasi untuk dunia kerja maupun
keperluan sehari-hari misalnya : informasi untuk pekerjaan ,informasi resep
makanan bagi ibu rumah tangga. Selain program didalam dunia kerja, internet
juga menawarkan aplikasi berbentuk permainan elektronik yang pada umumnya tidak
secara khusus diberi muatan pendidikan formal tertentu. Permainan elektronik
tersebut membantu wanita karier untuk menghilangkan kejenuhan dalam berkerja,
membuat strategi, membangkitkan semangat kepemimpinan, dan bermain peran (role
play). Internet juga bisa menjadi tempat bisnis bagi wanita yaitu dengan online
shop dengan begitu wanita bisa mempunyai penghasilan sendiri namun ia tetap
bisa dirumah mengurus keluarganya .Internet telah banyak membantu manusia dalam
segala aspek kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan
sosial. Dengan adanya internet apapun dapat kita lakukan baik positif maupun
negative.
Dampak negatif internet :
·
Kejahatan di dalam dunia maya
·
Pornografi
·
Kekejaman dan Kesadisan
·
Penipuan
·
Penipuan belanja online
·
Perjudian
·
Mengurangi sifat sosial manusia
2. Usia
Masa anak-anak adalah masa keemasan dimana
anak-anak berada dalam masa bermain serta belajar terhadap apa yang belum
diketahuinya. Tapi, dimana sekarang perubahan
teknologisemakin pesat, banyak anak-anak terutama pada
anak yang berusia 5 hingga 12 tahun lebih menyukai bermain dengan teknologi
baru seperti playstation, game online, handphone, tablet ataupun ipad.
Dampak positif :
1. Memudahkan
anak mendapatkan informasi dengan lebih cepat.
2. Anak
dapat mengenal serta menjalin komunikasi dengan berbagai orang dari
belahan dunia.
3. Akibat
kemajuan teknologi, banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang
ternyata banyak disukai oleh anak-anak.
Dampak
negatif :
1. Anak
terlalu cepat puas dengan pengetahuan yang didapatnya dari dunia.
2. Karena
teknologi memberikan banyak kemudahan, tidak sedikit anak-anak tidak sabar dalam
menghadapi kelambatan dan kesulitan.
3. Selain
itu, kemajuan teknologi berdampak pada kurangnya sosialisasi anak pada
teman-temannya karena lebih menyukai menyendiri dengan permainan teknologinya.
3. Budaya
Pada masa sekarang, kita semua pasti
tahu bahwa kemajuan teknologi terasa begitu sangat pesat. Pesatnya kemajuan ini
tentunya membawa banyak perubahan terhadap kebudayaan di Indonesia. Tidak bisa
di pungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi ini memang harus terjadi di
Negara Indonesia ini, agar Negara Indonesia tidak kalah saing dengan Negara
lain.
Dampak Positif :
1. Pertukaran
informasi berlangsung sangat cepat
2. Memudahkan
pekerjaan manusia
3. Pekerjaan
yang dilakukan seseorang menjadi lebih efektif dan efisien
4. System
pembelajaran tidak harus tatap muka dengan guru karena dengan kemajuan TIK
khusunya Internet kita bisa melakukan V-class. Dan masih banyak yang lainnya.
Dampak negative :
1. Masuknya
budaya asing yang tidak baik.
2. Lupa
akan waktu
3. Merosotnya
nilai moral
4. Status
sosial ekonomi
tidak mengherankan bahwa teknologi
internet terbukti di Amerika menjadi kelas menengah , (dan sampai saat
ini laki-laki kelas menengah ). historis dalam budaya barat, teknologi
komunikasi baru selalu dikendalikan oleh elit ekonomi dan sosial . antusiasme
tentang potensi internet untuk membawa masyarakat dunia bersama-sama harus
diperkuat oleh statistik serius . Norris dalam bukunya kesenjangan digital (
2000) , menunjukkan bahwa wilayah di dunia dengan lebih banyak uang adalah
daerah dengan penggunaan internet. selain perbedaan keuangan , mencerminkan
perbedaan budaya umum. psikolog menunjukkan bahwa budaya dunia dapat
dikonseptualisasikan sepanjang dimensi kolektivisme vs individualisme . beberapa
menekankan hak individu sementara yang lain menekankan tanggung jawab kelompok
. Barat , industri, dan budaya yang tersambung ke internet , secara umum ,
cenderung kaya dan individualistis sementara Asia , Timur Tengah , Amerika Selatan
, dan Afrika budaya , yang memiliki persentase yang jauh lebih rendah dari
koneksi internet , cenderung kolektivis . budaya individualis lebih ekstrim
adalah negara bersatu , dengan salah satu tingkat tertinggi koneksi internet .
Dengan demikian , internet mencerminkan sebagian besar untuk keunggulan
diri relatif terhadap media massa lainnya, di seluruh dunia, radio memiliki
penyebaran terluas, tetapi hanya 40% dari populasi dunia memiliki radio. Dengan
demikian, pengguna internet mewakili sangat kecil, jika berpengaruh, segmen
populasi dunia. internet besarbesaran lain teknologi komunikasi massa yang
dapat mengabadikan dalam kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Dengan
demikian, pertanyaan kelas sosial-ekonomi serta jenis kelamin, yang secara historis
terkait dengan kekuasaan dan kesejahteraan individu, menjadi penting untuk
pemahaman kita tentang psikologi internet.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar