Senin, 02 Desember 2013

Tugas softkil 3 (Pemahaman tentang Hubungan Kegelisahan dengan Pengharapan)

Pemahaman tentang Hubungan Kegelisahan dengan Pengharapan

Pengertian Kegelisahan :
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang memiliki arti tidak tenteram hatinya atau merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar serta cemas. Kegelisahan juga dapat dikatakan sebagai hal yang menggambarkan seseorang tidak tenteram hati maupun perbuatannya, ia selalu merasa khawatir dan tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar atau selalu merasa cemas dalam hidupnya.
Contoh :
Jika sedang menunggu kabar yang menegangkan kita berjalan mondar mandir dalam ruangan tertentu sambil menundukkan kepala, memandang jauh kedepan sambil mengepalkan tangan, duduk termenung sambil memegang kepala, dan lain sebagainya
Tanggapan :
Seharusnya kita tidak perlu melakukan hal tersebut karena itu akan menambah kepanikan kita terhadap sesuatu tersebut, dan sikap kita seharusnya tenang saja, tidak perlu gelisah dan panik

Pengertian Harapan :
Harapan adalah keyakinan emosional pada kemungkinan hasil positif yang berhubungan dengan kejadian dan keadaan hidup. Harapan membutuhkan tingkat ketekunan yaitu percaya bahwa sesuatu itu mungkin terjadi bahkan ketika ada indikasi sebaliknya. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh.

Contoh Harapan :

Hasan adalah salah satu murid  SMA Bakti Jaya, ia rajin belajar dengan harapan di dalam Ujian Akhir Semester mendapatkan nilai yang baik sehingga bisa naik kelas
Tanggapan :
Dari contoh diatas apa yang diharapkan Hasan ialah terjadinya keinginan, karena itu budi belajar tanpa mengenal waktu . Semuanya itu dia lakukan demi terwujudnya apa yang diharapkan. Jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan, bila dibandingkan dengan cita-cita , maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.


Tugas softkils 3 (pengertian tanggung jawab)

Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup dari manusia bahwa setiap manusia dibebani dengan tangung jawab. Apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah ciri manusia yang beradab. Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan.


§  Contoh Tanggung Jawab antar manusia :
Seorang RT harus bertanggung Jawab menyelesaikan masalah apabila anggotanya / warganya mengalami Perselisihan dengan warga lain.
§  Tanggapan :

Oleh karena itu dalam memilih ketua RT warga harus dapat memilih seorang sosok yang dpat mengayomi masyarakaatnya karena peran ketua RT  tersebut sangat besar dalam mengalami contoh kasus perselisihan diatas.dan juga sebagai ketua RT dia harus bersikap adil dan tegas dalam menyelesaikan permasalahan tersebut agar warganya kembali nyaman.

Tugas Softskil 3 ( Pengertian Ideologi )

PENGERTIAN IDEOLOGI

Ideology berasal dari bahasa Yunani dan merupakan gabungan dari dua kata yaitu idios yang artinya gagasan atau konsep dan logos yang berarti ilmu. Pengertian ideology secara umum adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis. Dalam arti luas, ideology adalah pedoman normative yang dipakai oleh seluruh kelompok sebagai dasar cita-cita, nila dasar dan keyakinan yang dijunjung tinggi.
Dengan pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan, ide-ide, keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis, yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia.

LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK

Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya. Akan tetapi yang terpenting, kita seharusnya mempunyai langkah-langkah berpandangan hidup ini. Karena hanya dengan mempunyai langkah-langkah itulah kita dapat memperlakukan pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut:
1.      Mengenal
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam jal ini mengenal apa itu pandangan hidup. Tentunya kita yakin dan sadar bahwa setiap manusia itu pasti mempunyai pandangan hidup, maka kita dapat memastikan bahwa pandangan hidup itu ada sejak manusia itu ada, dan bahkan hidup itu ada sebelum manusia itu belum turun ke dunia.
2.      Mengerti
Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Bila dalam bemegara kita berpandangan pada Pancasila, maka dalam berpandangan hidup pada Pancasila kita hendaknya mengerti apa Pancasila dan bagaimana mengatur kehidupan bemegara. Begitu juga bagai yang berpandangan hidup pada agama Islam. Hendaknya kita mengerti apa itu Al-Qur'an, Hadist dan ijmak itu dan bagaimana ketiganya itu mengatur kehidupan baik di dunia maupun di akherat.
3.      Menghayati
Langkah selanjutnya setelah mengerti pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup itu. Dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hdiup itu sendiri.
Menghayati disini dapat diibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung didalamnya, yaitu dengan memperluas dan mernperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup itu sendiri. Langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam rangka menghayati ini, menganalisa hal-hal yang berhubungan dengan pandangan hidup, bertanya kepada orang yang dianggap lebih tahu dan lebih berpengalaman mengenai isi pandangan hidup itu atau mengenai pandangan hidup itu sendiri. Jadi dengan menghayati pandangan hidup kita akan memperoleh mengenai kebenaran tentang pandangan hidup itu sendiri.
4.      Meyakini
Setelah mengetahui kebenaran dan validitas, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan maupun negara dan dari kehidupan di akherat, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu. Meyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
5.      Mengabdi
Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaalnya. Sedangkan perwujudan manfaat mengabdi ini dapat dirasakan oleh pribadi kita sendiri. Dan manfaat itu sendiri bisa terwujud di masa masih hidup dan atau sesudah meninggal yaitu di alam akherat.
6.      Mengamankan
Mungkin sudah merupakan sifat manusia bahwa bila sudah mengabdikan din pada suatu pandangan hidup lalu ada orang lain yang mengganggu dan atau mayalahkannya tentu dia tidak menerima dan bahkan cendemng untuk mengadakan perlawanan. Hal ini karena kemungkinan merasakan bahwa dalam berpandangan hidup itu dia telah mengikuti langkah-langkah sebelumnya dan langkah-langkah yang ditempuhnya itu telah dibuktikan kebenarannya sehingga akibatnya bila ada orang lain yang mengganggunya maka dia pasti akan mengadakan suatu respon entah respon itu berwujud tindakan atau lainnya.




Sumber :

http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab8manusia_dan_pandangan_hidup.pdf

Senin, 28 Oktober 2013

Tugas 2 softskill ( pemahaman tentang keadilan dan macam maca keadilan )

PENGERTIAN KEADILAN
·         Keadilan adalah dimana kita membagi sesuatu sesuai kebutuhan, tempat dan fungsinya, tak selalu harus harus sama rata, akan tetapi melihat kebutuhan masing masing yang ingin di bagi.

·         Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama. kalau tidak sama, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama



MACAM – MACAM KEADILAN

1.      Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan clan hukum merupakan substansi rohani umum dan masyarakat yang membuat clan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Tha man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan, Sunoto menyebutnya keadilan legal.
            Contoh :
Seseorang kakak yang harus mengerjakan PR adiknya di rumah. Tentu saja ini juga merupakan salah satu bentuk ketidakadilan.
Tanggapan :
Dari contoh diatas dapat kita simpulkan bahwa seorang kakak yang mengerjakan pr adiknya itu merupakan perilaku yang salah karena hal tersebut akan membuat adiknya merasa malas dan dapat membuat perilaku adiknya menjadi serba ketergantungan.
2.      Keadilan distributive
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally)
Contoh :
    Di suatu kelas ada seorang murid yang pintar. Pada suatu ulangan, seorang teman yang duduk di sebelahnya mencontekinya. Tetapi sebenarnya, semua murid di kelas mencontek pada anak yang pintar ini. Lalu, guru memergoki teman yang duduk di sebelah murid yang pintar sedang mencontek. Ketika itu, guru memberikan nilai yang buruk pada anak itu. Padahal semua murid juga mencontek. Ini merupakan jenis ketidakadilan.
Tanggapan :
Dari contoh diatas dapat kita simpulkan terjadinya ketidakadilan karena seharusanya si guru tidak memberikan nilai kepada siswa yang mencotek bukan hanya seorang siswa yang duduk di sebelah anak pintar itu karena anak pintar itu juga melakukan kesalahan member jawaban kepada teman-temanya
3.      Keadilan komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat
            Contoh :
§  Di sebuah kantor ada seorang atasan yang mempunya asisten perempuan yang tugasnya membantu pekerjaan administrasi. Karena sering bertemu, maka asisten itu suka pada atasannya, padahal, atasannya itu sudah berkeluarga. Karena setiap hari bekerja sama, maka atasannya juga menyukai asistennya. Akhirnya keluarga dari atasannya merasa dirugikan.
Tanggapan :
Contoh kasus diatas dapat disimpulkan bahwa seharusnya seorang asisten tersebut sudah harus mengontrol diri untuk tidak menyukai atasanya karena sikap asisten tersebut dapat merugikan banyak pihak diantaranya keluarga atasanya akan menjadi berantakan oleh karena itu harus ada kesadaran diantara keduanya agar mereka tidak saling menyukai satu sama yang lain karena sudah memiliki status berkeluarga

   Sumber :

Tugas Softskill 2 ( keindahan yang megandung nilai ekstrinsik dan intrinsik )

KEINDAHAN
Kata keindahan berasal dari kata indah artinya bagus, cantik, elok, rupawan dan sebagainya. Dalam beberapa bahasa diartikan ”Beautiful“(Bahasa Inggris) “Beau” (Bahasa Perancis) atau “Bello” (Bahasa Italia). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Nilai Ekstrinsik dan Intrinsik suatu keindahan :
·        Pengertian ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya, yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu
·         Pengertian intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri
Contohnya:
  1. puisi yang mempunyai unsur larik dan bait termasuk nilai intrinsik, dan pesan yang terkandung dalam puisi tersebut termasuk nilai ekstrinsik

                                           PADAMU JUA


habis kikis 
segala cintaku hilang terbang
pulang kembali akan padamu
seperti dulu
kaulah kandil kemerlap
pelita jendela dimalam gelap
melambai pulang perlahan
sabar, setia selalu
satu kekasihku
aku manusia
rindu rasa
rindu rupa
dimana engkau
rupa tiada
suara sayup
hanya kata merangkai hati
engkau cemburu
engkau ganas
mangsa aku dalam cakarmu
bertungkar tangkap dengan lepas
nanar aku, gila sasar
sayang berulang padamu jua
engkau pelik menarik angin
serupa dara di balik tirai
kasihmu sunyi
menunggu seorang diri
lalu waktu bukan giliranku
 matahari bukan kawanku     
                          
Tanggapan :
Puisi di atas menceritakan tentang pengalaman seseorang yang ditumpahkan ke dalam puisi. Nilai-nilai yang terkandung pun tentang kehidupan manusia. Nilai-nilai yang dapat diperoleh pembaca contohnya adalah nilai-nilai dalam behubungan bermasyarakat

  1. Drama juga terdapat tema, plot, dialog, dan karakter termasuk nilai intrinsik dan pesan yang disampaikan dalam drama mengandung nilai ekstrinsik

Sahabat Sejati

Suatu ketika disaat keadilan sudah menjadi kata yang punah. Sedang diadakannya ujian semester Adi dan Banu duduk sebangku, Sita dan Dini duduk sebangku di depannya, sedangkan Budi duduk sendiri disamping Banu. Mata pelajaran yang sedang di ujiankan adalah matematika, semua murid terlihat kebingungan dan kewalahan melihat soalnya dan terjadi lah percakapan antara 5 sekawan, Adi, Budi, Banu, Sita dan Dini.

Banu                 :  “Din, aku minta jawaban soal nomor 5 dan 6!”
Dini                   :  “A dan C”
Sita                   :  “kalau soal nomor 10,11 dan 15 jawabannya apa Ban?
Banu                 :  “10 A, 11 D, nomor 15 aku belum”
Adi                   :  “Huss, jangan kencang-kencang nanti gurunya dengar”
Sita                   :  “soalnya sulit sekali, masih banyak yang belum aku kerjakan”

Mereka berempat saling contek-mencontek seperti pelajar lainnya. Tapi tidak dengan Budi, ia terlihat rileks dan mengerjakan soal ujian sendiri tanpa mencontek.

Banu                 :  “Bud,kamu sudah selesai?”
Budi                  :  “Belum, tinggal 3 soal lagi”
Banu                 :  “Aku minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budi                  :  “Tidak Bisa Ban,”
Banu                 :  “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Dini                   :  “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Adi                   :  “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budi                  :  “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Sita                   :   “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
Budi                  :   “Mencontek atau pun memberi contek adalah hal buruk, yang dosa nya
                               sama aku tidak mau mencotek karena dosa, begitu pula memberi   
                               contek ke kalian aku minta maaf”
Sita                   :   “Tapi saat ini, sangat mendesak Bud”
Dini                   :   “Iya Bud, bantu kami”
Budi                  :   “tetap tidak bisa”
Adi                   :   “yasudah, biarkan. Urus saja dirimu sendiri Bud, dan kami urus diri
                                kami  sendiri.” (marah dan kesal)
Banu                 :    “biarkan, kita lihat di buku saja”

Banu lalu mengeluarkan buku dari kolong bangkunya secara diam-diam, kemudian melihat rumus dan jawaban di dalamnya. Lalu Sita menanyakan hasilnya.

Sita                   :   “Bagaimana Ban? Ada tidak?
Banu                 :   “ada, kalian dengar ya. 15 A, 16 D, 17 D, 18 B, 19 A, 20 C”

Kareana suara Banu yang agak terdengar keras, Guru pun mendengarnya dan menghampiri mereka berempat.

Guru                 :   “Kalian ini, mencontek terus. Keluar kalian”

Mereka berempat di hukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera.

Banu                 :   “Aku tidak menyangka akan seperti ini”
Dini                   :   “Aku juga tidak menyangka, akan dihukum”
Sita                   :   “Seharusnya kita belajar ya”
Adi                   :   “Iya, Budi benar”
Banu                 :   “Disaat seperti ini, baru kita menyadarinya yah!”
Sita                   :   “Aku menyesal!”
Adi,Dini&Banu:   “Aku juga” bersama

Setelah itu Budi keluar dari kelas dan menghampiri mereka. Kemudian Budi ikut berdiri hormat seperti yang lain.

Dini                   :   “kenapa bud? Kamu di hukum juga?”
Budi                  :   “Tidak, aku ingin menjalani hukuman kalian juga kita sahabat kan? Aku
                               ingin kita bersama”
Sita                   :  “aku berharap ini menjadi pelajaran kita semua”
Dini                   :  “dan tidak kita ulangi lagi”
Adi                   :  “Kita sahabat sejati”

Lalu mereka semua menjalani hukuman dengan penuh senyum dan tawa. Persahabatan akan mengalahkan segala keburukan.


Tanggapan :
Dari contoh diatas kita dapat menyimpulkan seharusnya empat siswa tersebut mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian karena kalau tidak belajar hal satu  - satunya adalah mencontek dan itu perbutan buruk

Sumber :


            

Tugas Softskil 2 ( Cinta kasih manusia menurut agama dan negara )

CINTA KASIH MANUSIA MENURUT AGAMA DAN NEGARA

§         Pemahaman Cinta Kasih Menurut Agama
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta sangat mudah dipahami apabila tidak dikaitkan dengan agama. Dalam kehidupan, cinta menampakan diri dalam bentuk apapun. Terkadang seseorang mencintai dirinya sendiri dan orang lain. Atau keluarga, harta, Allah dan Rasul/Berbagai bentuk cinta dapat kita dapatkan dalam kitab suci Al-Quran. Dalam agama islam cinta dapat diartikan sebagai kasih sayang. Ada banyak contoh kasus cinta kasih yang dapat kita jumpai di sekitar kita. Mulai dari cinta kasih kepada kedua orang tua, kepada adik atau kakak, kepada pasangan atau kekasih, dan masih banyak lagi. Yang akan saya bahas di tulisan ini adalah Cinta Kasih Kepada Orangtua.
    Contoh Kasus :
    Ada perbedaan cinta kasih kepada orangtua di zaman dahulu dan zaman sekarang, perbedaannya antara lain :
Zaman dahulu anak-anak dan remaja cenderung lebih sopan kepada orangtua-nya, mereka masih sangat nurut dan patuh pada peraturan yang diberikan orangtua. Dalam hal berpamitan ketika ingin keluar rumah juga mereka masih mencium tangan kedua orangtua dan mengucapkan salam, dan ketika diberi nasehat tidak mengelak, menyangkal, dan lain-lain. Sedangkan zaman sekarang, anak-anak dan remaja cenderung bebas dan tidak begitu memperhatikan dan mempermasalahkan sopan santun. Contohnya dalam hal berpamitan, tidak lagi mencium tangan kedua orangtua bahkan ada yang tidak mengucap salam ketika keluar rumah. Banyak sekali perbedaan cinta kasih kepada kedua orangtua di zaman dahulu dan sekarang, bukan dalam hal sopan santun saja. Zaman sekarang, ketika orangtua yang sedang merayakan anniversary atau ulang tahun pernikahan akan diberikan kejutan juga dari anak-anak nya, sedangkan zaman dahulu tidak mementingkan yang seperti itu.

§        Tanggapan     :

Dari contoh kasus diatas dapat kita simpulkan  bahwa seharusnya anak Zaman sekarang harus lebih menghargai dan harus lebih mengerti dalam hal etika  terhadap orang tua nya karena banyak anak zaman sekarang yang lebih mengutamakan kepentingan teman sepermainanya dari pada mengutamakan kepetingan orang tua nya hal itu juga dapat mengurai rasa hormat nya terhadap orang tuanya.oleh karena itu kita harus memulai terhadap diri kita sendiri untuk memperbaiki etika dan sopan santun terhadap orang tua kita.banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memulai sopan santun terhadap orang tua kita salah satunya dengan cara berpamitan ketika hendak meninggalkan rumah dan selalu membantu orang tua kita ketika hendak mereka membutuhkan bantuan.


§        Pemahaman Cinta Kasih Menurut Negara
Cinta kasih menurut negara adalah, jiwa ragadan semanggat kita di tuangkan atau ditujukan kepada negara kita. Tidak hanya melalui peperangan ataupun pertempuran darah untuk kita dapat mebuktikan kecintaan kita terhadap negara kita.tetapi kita dapat mebuktikan kecintaan kita kepada negara dengan cara menunjukan ketertiban kita yaitu melaksanakak aturan aturan di negera kita di daerah manupun kita tinggal


Contoh Kasus :

Disini Saya akan mengambil kasus tentang Cinta kasih kepada negara. Kasus nya ini berada pada zaman penjajahan koloni belanda. Dimana para pejuang terus berjuang untuk satu tujuan, untuk satu mimpi yaitu tujuan mereka semua adalah meraih dan mendapatkan kemerdekaan yang bebas dari penjajahana koloni belanda. Mereka tak pernah untuk selalu mengucurkan keringat, air mata bahkan darah yang terus berjatuhan di bumi pertiwi ini. Tanpa dibayar pun mereka rela, tanpa mendapat imbalan makanan, minuman bahkan uang mereka tetap berjuang untuk bangsa ini agar dapat meraih kemerdekaannya. Dan akhirnya usaha mereka pun tidak sia sia, Indonesia dapat merdeka dan bebas dari penjajahan Belanda. Itulah semanggat cinta mereka kepada bangsa dan negara RepublikIndonesia

§        Tanggapan :

Dari contoh kasus diatas kita dapat menyimpulkan sebagai warga Negara baik kita jangan sungkan atapun merasa malu untuk membela Negara kita ,kita harus menilai dan meniru bagaimana perjuangan yang dilakukan para pahlawan kita untuk membela Negara bumi pertiwi walapun harus tanpa dibayar mereka tetap berjuang mati-matian demi membela Negara Indonesia ini.ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk berjuang untuk Negara ini salah satu contohnya kita sebagai mahasiswa kita harus dapat belajar yang rajin melawan rasa malas dan menjadi orang yang bisa berpengaruh dalam perkembangan Negara Indonesia ini.


Sumber :
http://ariefksmwrdn.blogspot.com/2013/10/cinta-kasih-manusia-menurut-agama-dan.html




Minggu, 29 September 2013

Tugas Softskill 3 ( Cinta Kasih dalam Kehidupan Manusia )

Latar Belakang
Hakikat cinta kasih yaitu cinta boleh jadi merupakan suatu istilah yang sulit untuk dibatasi secara jelas. Meskipun demikian, sulit juga untuk diungkapkan dan diingkari bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fundamental. Begitu fundamentalnya sampai-sampai membawa Victor Hago, seorang pujangga terkenal pada satu kesimpulan bahwa mati tanpa cita sama halnya dengan mati dengan penuh dosa.
Cinta memang sangat erat terpaut dengan kehidupan manusia. Tidak pernah selintas pun orang berpikir bahwa cinta itu tidak penting. Mereka haus akan cinta.
Meskipun demikian, hampir setiap orang tidak pernah berpikir tentang apa dan bagaimana cinta itu. Padahal berpikir tentang apa dan bagaimana cinta itu padahal, cinta bisa diibaratkan sebagai suatu seni yang sebagaimana bentuk seni lainnya sangat memerlukan pengetahuan dan latihan untuk bisa menggapainya.

Pengertian Cinta Kasih dalam Kehidupan Manusia
Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang dan kemesraan. Belas kasihan dan pengabdian. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedalaman antara sesama manusia, dengan lingkungan, dan antara manusia dengan Tuhan. Secara sederhana cinta kasih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab, tanggung jawab artinya akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, kseimbangan, dan kebahagiaan.


 Kasus dan Pembahasan

1)      Cinta kasih antara orang tua dengan anaknya
Orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai cinta kasih terhadap anak, mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baik dan berguna dikemudian hari.

2)      Cinta kasih antara manusia dan Tuhan
Apabila seorang taat beribadah, menuruti perintahnya dan menjauhi segala larangan Tuhan, orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan pencipta-Nya Puncak cinta manusia yang paling tinggi, mulia, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. Tidak hanya shalat, pujian dan doanya, tetapi semua tindakan dan tingkah lakuknya ditujukan kepada Allah, mengharapkan penerimaan dan ridha-Nya.
Dalam firman Tuhan : “Katakanlah: jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutlah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah maha pengamupun lagi maha penyayang” (Q:3:31).
Cinta seorang mukmin kepada Allah melebihi cintanya kepada segala sesuatu yang ada di dalam kehidupan ini, melebihi cintanya kepada dirinya sendiri, anak-anaknya, isterinya, kedua orang tuanya, keluarganya dan hartanya.
Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah merupakan pendorong dan mengarahkannya kepada penundukkan semua bentuk kecintaan lainnya. Cinta kepada Allah akan membuat seseorang akan menjadi mencintai sesama manusia, hewan, semua makhluk Allah, dan seluruh alam semesta. Hal ini terjadi karena semua yang ada dipandang sebagai manifestasi Tuhannya, sebagai sumber kerinduan spiritualnya dan harapan kalbunya.
Contoh kasus cinta kasih dalam kehidupan manusia
A.        Cinta Persaudaraan
Persaudaraan adalah cinta diantara sesama, tetapi sungguh baik jika kita sebagai sesame tidak selalu “sama” sejauh kita bersifatmanusiawi, kita ini semua membutuhkan bantuan orang
B.        Dalam kasus cinta persaudaraan ada kasus tentang seorang adik yang memiliki kakak yang keterbelakangan mental ( down syndrome ) ia memanggil kakaknya  dengan sebutan nama “loe”, yang berbeda dengan masa-masa kebelakang yang dimana setiap adik atau orang yang lebih muda memanggil ke orang lebih tua dengan sopan. Dan berani membentak ibunya. Ini adalah contoh kasusnya :
Ada gadis remaja yang bernama Angel yang berusia 15 tahun ,ia memiliki seorang kakak yang tidak normal atau bisa dibilang keterbelakangan mental ( cacat ) nama penyakitnya adalah down syndrome. Angel memanggil kakaknya dengan sebutan loe karena dia tidak bisa menerima keadaan kakaknya yang cacat atau down syndrome penyakit yang membuat pikiran nya walau sudah berusia 18 tahun tetapi berpola pikir mundur 10 tahun. Secara matematika , hendra yaitu nama kakaknya seperti anak yang baru berusia 8 tahun. Walaupun angel begitu malu memiliki kakak yang cacat dan sangat-sangat membencinya, namun sang kakak tidak pernah membenci angel sekecil apapun , Hendra tidak pernah bersedih hati, ia tetap setia memberikan kasih sayang seorang kakak terhadap adiknya.. contoh : ia setiap pagi selalu mengantarkan susu dan makan ke kamarnya angel,meskipun iya sudah dibentak-bentak angel untuk tidak menggangunya dan diusir dari kamar angel, ia selalu menabung untuk memberikan hadiah ulang tahun Angel,sebaliknya Angel tidak pernah memberikan hadiah ulang tahun untuk kakak nya. Ia lebih mementingkan memberikan hadiah ulang tahun untuk teman dekatnya ( pacar ) dan uang nya itu hasil dari pemberian si hendra.
Ada suatu kejadian yang membuat Angel Sadar bahwa Hendra adalah kakak segalanya di dalam keterbatasan yang hendra miliki, dia mungkin bukanlah kakak yang sempurna tapi dia adalah kakak yang terbaik yang diciptakan tuhan untuk ada disampingnya sebagai malaikat yang menjaga, mencintai bahkan menyelamatkan hidupnya. Suatu ketika Angel mengalami kecelakaan dimana tidak ada seorang pun yang mampu menyelamatkan nyawanya selain hendra. Demi cintanya kepada sang adik, Hendra rela berkorban apapun termasuk nyawanya sendiri untuk Angel dan akhirnya Angel menyadari dan menyesali bahwa selama ini dia terlalu jahat terhadap kakaknya.
Jadi kita sesama saudara tidak boleh saling membenci bagaimanapun keadaan atau fisik saudara kita, Karena merekalah yang akan rela mempertaruhkan nyawanya demi saudara nya sendiri dan merekalah orang yang tulus mencintai kita.

 SUMBER :
http://mirzaanggaraputri.blogspot.com/2010/10/hubungan-manusia-dan-cinta-kasih.html
http://fhnbarock.blogspot.com/2012/04/hubungan-manusia-dengan-cinta-kasih.html
http://vitopatresi.blogspot.com/2011/03/hubungan-manusia-dan-cinta-kasih.html
Mustopo, M.H,1983, Ilmu Budaya dasar Kumpulan Essay-Manusia dan Budaya, Surabaya  : Usaha Nasional


Kesimpulan
Cinta memang sesuatu yang indah dan mulia, hanya ukuran dan nilai cinta berbeda beda. Cinta, khususnya antara dua pasang kekasih, terutama bila terjadi diantara dua remaja, kaum muda, maka seolah seolah dunia ini hanya mereka berdualah yang ada dan yang memilikinya.
Cinta itu mulia, cinta bisa sangat indah,  cinta itu adalah kebahagiaan, tetapi manakala cinta itu tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan, apa yang diperkirakan, apa yang didambakan dan diharapkan dan bahkan jauh dari baying - bayang keindahan, betolak belakang dari kenyataan dan indahnya cinta yang sudah terlanjur tercipta dalam baying - bayang dan angan - angan dua sejoli, maka cinta bisa sangat menyakitkan dan menimbulkan penderitaan yang luar biasa. Salah satu atau kedua duanya yang terlibat didalamnya, bahkan pancaran baik buruknya, kebahagiaan dan kegagalan serta kesedihan yang berlanjut dengan penderitaan sering sanggup menyentuh dan dirasakan orang disekitarnya.

Sumber :